langsa – Pembunuh Siswi MTsN Mayat Kasus pembunuhan tragis menimpa seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTsN), yang jasadnya ditemukan mengerikan—terbungkus dalam karung—di pinggir jalan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Korban adalah CNS (15), yang dikenal juga dengan nama Cinta Novita Sari Mista, pelajar asal Nagari Sumanik, Kecamatan Salimpaung, Tanah Datar
Jasad ditemukan oleh warga pada Rabu pagi, 19 Februari 2025, di Jorong Sungai Tarab. Saat ditemukan, ia memakai baju hitam, celana panjang pink, dan mengenakan hijab; di lengannya tampak tato bertuliskan “Cinta”

Hasil otopsi menyatakan korban meninggal karena cekikan di leher. Tak hanya itu, ditemukan juga bekas kekerasan seksual berupa adanya sel sperma di organ intim korban
Baca Juga : Pengakuan Awal Penculik Kacab Bank yang Ditangkap di Labuan Bajo
Penyelidikan cepat dilakukan. Polisi mengidentifikasi dua terduga pelaku: BM (27) dan NV (26),
BM ditangkap lebih dulu di Tanah Datar, sementara NV kabur dan akhirnya ditangkap di Langsa, Aceh, pada Senin malam tanggal 24 Februari 2025
Penangkapan NV terjadi di rumah warga di Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota.
Kapolres Langsa, AKBP Andy Rahmansyah, menyebut bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil koordinasi yang baik antara instansi dan masyarakat lokal
Proses selanjutnya, NV dibawa ke Sumbar—Polres Tanah Datar dijadwalkan menjemput untuk menjalani proses hukum lanjutan
Motif pembunuhan yang disampaikan polisi adalah “sakit hati,” akibat nomor ponsel pelaku diblokir oleh korban, yang memicu emosi hingga terjadi tindakan keji tersebut
BM diduga memancing korban untuk bertemu, sedangkan NV adalah eksekutor yang melakukan pembunuhan dengan cara mencekik leher korban hingga tewas
Modus operandi antara lain: NV mengirim ancaman lewat aplikasi pesan singkat kepada korban; hal ini sempat ditunjukkan kepada ibunya korban, namun dianggap sebagai keisengan belaka
Pembunuhan terjadi di gedung TK di Kecamatan Salimpaung—tempat korban dibunuh dan kemudian diperkosa setelah kematiannya.
Setelah itu, NV meminta bantuan BM untuk membungkus jasad ke dalam karung dan membuangnya di pinggir jalan.

![Sejumlah-personil-Gegana-Brimob-susuri-Mentari-Intercultural-School-Bintaro[1]](https://www.librairielespetitsruisseaux.com/wp-content/uploads/2025/10/Sejumlah-personil-Gegana-Brimob-susuri-Mentari-Intercultural-School-Bintaro1-148x111.jpg)
![Ditreskrim[1]](https://www.librairielespetitsruisseaux.com/wp-content/uploads/2025/09/Ditreskrim1-148x111.jpeg)


