Jeritan Langsa – SEA Games 2025 Rowing kembali mencetak sejarah dengan meraih dua medali emas sekaligus dalam cabang olahraga rowing. Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah, mengingat Indonesia baru pertama kali meraih dua emas dalam satu hari di nomor rowing dalam ajang SEA Games. Prestasi ini tidak hanya meningkatkan peringkat Indonesia dalam klasemen medali, tetapi juga menunjukkan perkembangan pesat dalam olahraga dayung tanah air.
Perjalanan Menuju Keberhasilan: Latihan Keras dan Persiapan Matang
SEA Games 2025 Rowing Medali emas pertama diraih oleh tim rowing Indonesia yang bertanding di nomor “Rowing Double Sculls Putra” dan “Rowing Four Putra”. Kedua nomor ini memang menjadi andalan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, dengan atlet-atlet terbaik yang sudah dipersiapkan secara matang melalui pelatihan intensif di dalam negeri.
Pelatih tim rowing Indonesia, Ahmad Rasyid, mengungkapkan bahwa perjalanan menuju SEA Games 2025 ini tidaklah mudah. Para atlet telah menjalani pelatihan fisik dan teknik yang sangat ketat, baik di dalam ruangan maupun di perairan. Mereka juga mengikuti berbagai kompetisi internasional untuk menambah pengalaman bertanding.
“Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi para atlet dan tim pelatih. Setiap hari mereka berlatih keras, dan saya sangat bangga dengan pencapaian ini. Dua medali emas di SEA Games 2025 ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia mulai diperhitungkan di cabang rowing,” ujar Ahmad.
Medali Emas Pertama: Rowing Double Sculls Putra
Keberhasilan pertama datang dari nomor Rowing Double Sculls Putra, yang mempertemukan dua atlet terbaik Indonesia, Yusuf Rahman dan Budi Santoso. Keduanya tampil luar biasa, menunjukkan kekompakan dan teknik yang solid. Sejak start, pasangan Indonesia ini langsung memimpin balapan, mengungguli tim-tim dari Thailand, Vietnam, dan Filipina yang selama ini menjadi pesaing utama Indonesia di nomor ini.
Baca Juga : Waspada Puncak Arus Nataru di Bandara Soekarno-Hatta, Diprediksi Mulai 22 Desember
Kemenangan Yusuf dan Budi tidak hanya menandakan ketangguhan mereka, tetapi juga strategi yang diterapkan oleh pelatih. Kecepatan dan kekuatan dalam setiap ayunan dayung mereka membuat lawan-lawannya tidak mampu mengejar. Menjelang akhir lomba, Indonesia bahkan berhasil memperlebar jarak dan memastikan medali emas menjadi milik mereka dengan waktu terbaik yang tercatat sepanjang sejarah SEA Games.
“Rasanya luar biasa bisa meraih emas di rumah sendiri. Kami memang sudah menargetkan medali emas, dan berlatih sangat keras untuk itu. Semua perjuangan kami selama ini terbayar,” ujar Yusuf Rahman setelah lomba.



![230459.817-jembatan-bailey-teupin-mane-tersambung-akses-bireuen-aceh-tengah-pulih-pasca-banjir-bandang-1[1] Seskab Teddy Bireun](https://www.librairielespetitsruisseaux.com/wp-content/uploads/2025/12/230459.817-jembatan-bailey-teupin-mane-tersambung-akses-bireuen-aceh-tengah-pulih-pasca-banjir-bandang-11-148x111.webp)
![1734604708-4000x2250[1]](https://www.librairielespetitsruisseaux.com/wp-content/uploads/2025/12/1734604708-4000x22501-1-148x111.webp)
![IMG_3491[1]](https://www.librairielespetitsruisseaux.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG_34911-148x111.jpeg)
![tambang-emas-ri-yang-sempat-digasak-wna-china-2[1]](https://www.librairielespetitsruisseaux.com/wp-content/uploads/2025/09/tambang-emas-ri-yang-sempat-digasak-wna-china-21-148x111.jpeg)
![1290433_720[1]](https://www.librairielespetitsruisseaux.com/wp-content/uploads/2025/09/1290433_7201-148x111.jpg)